KATEGORI: seni bela diri jepang

Aikido

Aikido (bahasa Jepang: 合気道, aikidō) adalah seni beladiri yang mempunyai akar pertumbuhan dan budaya dari Jepang. Aikido merupakan manifestasi dari modernisasi pemikiran Jepang dengan selimut budaya Jepang tradisional. Hal ini membuat seni beladiri yang dikembangkan oleh Morihei Ueshiba sekitar tahun 1800-an( 植芝 盛平 Ueshiba Morihei) menjadi sangat diminati berbagai kalangan pada abad modern ini sebagai sebuah gaya hidup. Akar ilmu bela diri aikido terutama berasal dari sebuah tradisi bela diri kuno yang turun temurun hanya dimiliki oleh sebuah keluarga istana, yaitu " Daito Ryu Aiki-Jujutsu (atau ju-jutsu)". Dalam tradisi lama "Jutsu" berarti sebuah "art" atau "seni", sehingga bentuk lama ini mempunyai pakem-nya sendiri sebagai sebuah tradisi dengan tatanan gerak tertentu. "Daito" adalah sebuah nama yang merujuk kepada nama sebuah istana, yaitu Daito. "Daito" merupakan istana milik putra keturunan Kaisar Seiwa bernama Minamoto Genji Yohimitsu. Yoshimitsu diwariskan ilmu ini oleh putra ke enam Kaisar Seiwa yaitu Pangeran Teijun yang sangat menggemari ilmu beladiri. Morihei Ueshiba yang biasa disebut sebagai O-Sensei mempelajari ilmu "Aiki" ini dari guru pewaris ilmu ini yaitu "Sokaku Takeda". "Takeda" adalah sebuah nama keluarga yang tidak lain adalah nama lain dari keluarga "Minamoto". Dengan bakat yang begitu besar, Morihei Ueshiba telah menyebarkan muridnya ke seluruh dunia untuk memperkenalkan keindahan ilmu seni beladiri aikido ini. Saat ini, aikido telah berkembang sekurangnya ke 93 negara di Asia, Eropa, Amerika, Australia dan sebahagian Afrika.

Aikido Indonesia

Secara istilah "Aikido Indonesia" pertama kali digunakan oleh Perguruan Aikido Indonesia di bawah naungan Yayasan "Keluarga Beladiri Aikido Indonesia" yang biasanya dikenal dengan istilah umum "KBAI". Yayasan KBAI ini terbentuk secara resmi pada tahun 1994 di Jakarta dengan para pendirinya yang terdiri dari Bapak Ir. Muhammad Gazali, Bapak. Drs Muhammad Razif dan Ir. Ferdiansyah. Sedangkan aikido di Indonesia secara organisasi telah di organisir pertama kali oleh organisasi yang juga berbentuk yayasan, yaitu "Yayasan Indonesia Aikikai" atau "YIA" pada tahun 1984. Sedangkan menurut informasi lisan (penuturan), sejarah perkembangan aikido di Indonesia telah mulai berkembang sejak sekitar tahun 1970, bersamaan dengan kembalinya para putera Indonesia yang lulus sarjana dari Jepang yang disekolahkan Pemerintah RI sebagai akibat pampasan perang Jepang. Perkembangan aikido dan beladiri impor lainnya dari Jepang sebenarnya tumbuh dalam kurun waktu yang kurang lebih sama. Tetapi seni beladiri Kempo, Karate, Jujitsu dan Judo menjadi lebih dahulu populer dibandingkan Aikido pada masa itu. Dan pada kenyataannya seni beladiri aikido baru mulai tumbuh sejak tahun 1990 di Indonesia.

Sejarah

Aikido diformulasikan sejak akhir 1920-an sampai dengan 1930-an hingga pada bentuknya yang sekarang oleh Morihei Ueshiba ( 植芝 盛平 Ueshiba Morihei, 14 Desember 1883-26 April 1969, disebut juga sebagai o-sensei 大先生、翁先生 " guru besar"),. Ueshiba memperkaya dan mengembangkan Aikido dengan berbagai koryu (seni beladiri/seni pedang lama) selain "basis"-nya Daito ryu, menjadi suatu seni beladiri yang unik. Morihei Ueshiba sebagai seorang murid merupakan murid yang berbakat dan mengabdi pada gurunya yaitu Sokaku Takeda. Sokaku Takeda memberi lisensi kelengkapan ilmunya kepada Morihei Ueshiba dalam bentuk "Mokuroku". Dengan lisensi tersebut Morihei Ueshiba mendirikan sekolah pertamanya dengan nama "Ueshiba Ryu Daito Aiki jutsu" yang kemudian berubah nama menjadi "Aiki Budo" dan akhirnya disempurnakan dengan nama "Aikido".Dojo pertama Aikido didirikannya di Tokyo dan hingga saat ini masih tetap ada dan bernama Aikikai Hombu Dojo, sebagai pusat pengembangan aikido di seluruh dunia.
Ueshiba menginginkan Aikido tidak hanya sebagai sebuah seni beladiri, tetapi juga ekspresi falsafah pribadinya yang bersifat damai dan universal. Seumur hidupnya, Ueshiba dan murid-muridnya telah menyebarkan Aikido dengan cara mendidik dan menciptakan praktisi beladiri ini di seluruh dunia. Ueshiba meninggal pada tanggal 26 April 1969 karena penyakit kanker, namun Aikido tetap berkembang pesat setelah kematiannya.

Etimologi dan filsafat

Aikido menekankan harmonisasi dan keselarasan antara energi ki (気, prana) individu dengan ki alam semesta. Kata "aikido" berasal dari tiga huruf kanji:
  • - ai - bergabung, menyatukan, menyelaraskan
  • - ki - jiwa, energi kehidupan
  • - - jalan, cara
Seni beladiri ini juga menekankan pada prinsip kelembutan dan bagaimana untuk mengasihi serta membimbing lawan. Prinsip ini diterapkan pada gerakan-gerakannya yang tidak menangkis serangan lawan atau melawan kekuatan dengan kekuatan tetapi "mengarahkan" serangan lawan untuk kemudian menaklukkan lawan tanpa ada niat untuk mencederai lawan.

Teknik

Berbeda dengan beladiri pada umumnya yang lebih mengutamakan pada latihan kekuatan fisik dan kecepatan, Aikido lebih mendasarkan latihannya pada penguasaan diri dan kesempurnaan teknik. Teknik-teknik yang digunakan dalam Aikido kebanyakan berupa teknik elakan, kuncian, lemparan yang tampak sama dengan bantingan. Di banyak perguruan aikido, teknik-teknik pukulan maupun tendangan dalam praktiknya jarang digunakan atau malah dihilangkan. Sebenarnya teknik pukulan dan tendangan di dalam aikido tidak dikenal sedemikian sempitnya, sehingga terdapat istilah "atemi", sebagai suatu cara untuk menggunakan segala kemungkinan seluas-luasnya dalam mendaya gunakan tubuh untuk memukul-menendang dan setaranya (termasuk menggunakan dahi, siku, lutut dan lainnya). Walaupun demikian, dengan berbagai alasan teknik atemi ini cenderung ditinggalkan atau dihilangkan oleh banyak perguruan aikido.
Keunikan aikido adalah geraknya yang hampir tidak pernah mundur dalam mengatasi berbagai jenis serangan. Gerakannya cenderung melingkar dibandingkan lurus-lurus. Di dalam konsep gerak inilah kita akan banyak memahami secara nyata falsafah aikido dalam artian sebenarnya. Banyak orang tertarik belajar aikido dimulai karena ketertarikannya pada falsafahnya yang cukup tinggi. Tetapi, uniknya justru terletak pada kesinambungan pemahaman antara seorang praktisi dengan seorang filsuf. Sehingga, saran setiap guru aikido kepada mereka yang ingin mengetahui aikido secara cermat adalah dengan "latihan".
Falsafah yang mendasari Aikido, yaitu kasih dan konsep mengenai ki, membuat Aikido menjadi suatu seni beladiri yang unik. Secara umum Aikido dapat golongkan sebagai beladiri kuncian dan pergumulan (Inggris: grappling).
Aikido tidak mengenal sistem kompetisi atau pertandingan, seperti beladiri pada umumnya untuk tujuan pemasyarakatannya. Namun cara yang dipergunakan aikido untuk memasyarakatkan dirinya adalah dengan sistem embukai atau sejenis peragaan dalam seni gerak bela diri.
Hingga saat ini Aikido juga banyak memiliki banyak cabang-cabang "teknik" (Inggris: style) yang juga memperkaya teknik-teknik yang tidak meninggalkan teknik dasarnya. lebih menekankan teknik-tekniknya kepada kecepatan dalam mengatasi serangan lawan (nage).

Sistem tingkatan

tingkat sabuk warna tipe
kyū Ceinture blanche.png putih mudansha
shodan Ceinture noire.png hitam yūdansha
Sistem tingkatan yang harus dilalui oleh seorang praktisi Aikido hampir sama dengan yang digunakan oleh seni beladiri asal Jepang lainnya, yaitu sistem Kyu (mudansha, tidak memiliki dan) untuk tingkat dasar dan Shodan (yūdansha, memiliki dan = ahli) untuk tingkat mahir.
Praktisi yang berada di tingkat kyu 6 sampai kyu 4 menggunakan tanda berupa sabuk yang berwarna putih, sementara praktisi yang mencapai tingkatan kyu 3 sampai 1 menggunakan sabuk berwarna cokelat. Adapula dojo yang menerapkan sabuk kyu 6 sampai 1 tetap berwarna putih. Shodan adalah tingkatan yang selanjutnya; praktisi yang mencapai tingkatan
ini ditandai dengan sabuk yang berwarna hitam serta aksesoris tambahan berupa celana panjang bernama hakama. Celana seperti ini biasa dipakai oleh para samurai

Pasukan Bela Diri Jepang

Pasukan Bela Diri Jepang (Jepang: 自衛隊 Jieitai?, Inggris:Japan Self-Defense Force, disingkat JSDF) adalah angkatan bersenjata di Jepang yang didirikan setelah berakhirnya pendudukan Jepang oleh Amerika Serikat pasca Perang Dunia II. Meskipun pada sebagian besar periode pasca perang pasukan ini beroperasi terbatas pada pulau-pulau di Jepang dan tidak diizinkan beroperasi di luar negeri, namun dalam beberapa tahun terakhir ia telah terlibat dalam operasi pasukan pemelihara perdamaian internasional. Ketegangan baru-baru ini, khususnya dengan Korea Utara, telah menyulut kembali perdebatan tentang status Pasukan Bela Diri Jepang dan hubungannya dengan masyarakat.

Personel and organisasi

Pasukan Bela Diri Jepang memiliki 239.430 orang personel (data tahun 2005), yang terdiri dari 147.737 orang pada Angkatan Darat Bela Diri Jepang, 44.327 orang pada Angkatan Laut Bela Diri Jepang, 45.517 orang pada Angkatan Udara Bela Diri Jepang, dan 1.849 orang pada Kantor Komando Gabungan. Pasukan cadangannya berjumlah 57.899 orang.
Sistem militer Jepang memiliki bentuk unik. Semua personel Pasukan Bela Diri Jepang secara teknis adalah warga sipil. Mereka yang berseragam diklasifikasi sebagai PNS khusus, dan tunduk kepada para PNS biasa yang bekerja di Departemen Pertahanan (Jepang). Tidak ada rahasia militer, hukum militer, atau pelanggaran militer yang dianggap dapat dilakukan oleh seorang personel militer; baik di dalam atau di luar pangkalan militer, ketika bertugas atau di luar tugas, mengenai masalah militer atau non-militer. Semua hal tersebut diputuskan dalam prosedur normal oleh pengadilan sipil, dalam yurisdiksi yang sesuai.

Rantai komando

Operasional

Administratif

  • Menteri Pertahanan
    • Wakil Senior Menteri Pertahanan
      • Kepala Staff Angkatan

Angkatan militer

Unit militer

  • Lima divisi darat,
  • Lima distrik maritim, dan
  • Tiga pasukan pertahanan udara.

Angkatan Darat Bela Diri Jepang

Angkatan Darat Bela Diri Jepang (陸上自衛隊 Rikujō Jieitai?), adalah nama dari pasukan militer darat (angkatan darat) Jepang. Dalam bahasa Inggris, ia dikenal dengan sebutan Japan Ground Self-Defense Force, atau disingkat JGSDF. Terbesar di antara ketiga angkatan Pasukan Bela Diri Jepang, Angkatan Darat Bela Diri Jepang beroperasi di bawah komando seorang kepala staf pasukan darat, yang berbasis di kota Ichigaya, Tokyo. Kepala staf pasukan darat saat ini adalah Jenderal Yoshifumi Hibako. Angkatan ini memiliki jumlah personel sekitar 147.000 orang tentara.

Angkatan Laut Bela Diri Jepang

Angkatan Laut Bela Diri Jepang (海上自衛隊 Kaijō Jieitai?), adalah nama dari pasukan maritim bersenjata dari Pasukan Bela Diri Jepang, yang bertugas melakukan pertahanan laut untuk Jepang. dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan sebutan Japan Maritime Self-Defense Force, atau disingkat JMSDF. Ia dibentuk setelah dibubarkannya Angkatan Laut Kekaisaran Jepang, yaitu seusai Perang Dunia II.[1] Angkatan ini memiliki armada yang besar dengan kemampuan operasi laut lepas yang signifikan. Kekuatan persenjataannya secara ketat ditujukan untuk pertahanan militer. Tugas utama angkatan ini adalah mempertahankan kendali negara atas jalur pelayaran dan melakukan patroli perairan teritorial. Ia juga telah meningkatkan keterlibatannya dalam operasi pasukan pemelihara perdamaian (Peacekeeping Operation, PKO) dan operasi pencegahan maritim (Maritim Interdiction Operation, MIO) di bawah pimpinan PBB.
Angkatan ini berkekuatan resmi sekitar sekitar 45.800 personel. Kepala staf Angkatan Laut Bela Diri Jepang saat ini adalah Admiral Eiji Yoshikawa.

Angkatan Udara Bela Diri Jepang

Angkatan Udara Bela Diri Jepang (航空自衛隊 Kōkū Jieitai?), pasukan udara bersenjata dari Pasukan Bela Diri Jepang, yang bertanggung jawab atas pertahanan wilayah udara Jepang dan operasi udara lainnya. Dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan sebutan Japan Air Self-Defense Force, atau disingkat JASDF. Angkatan ini melakukan patroli udara di sekitar Jepang, serta juga memelihara jaringan luas sistem radar peringatan dini di darat dan udara. Ia juga memiliki tim aerobatik yang benama Blue Impulse, dan baru-baru ini telah terlibat dalam menyediakan transportasi udara untuk beberapa misi penjaga perdamaian PBB.
Angkatan ini memiliki sekitar 45.000 personel dan 474 pesawat siap tempur pada tahun 2005, dan berada di bawah pimpinan Marsekal Kenichiro Hokazono.


Kung Fu Styles at the Academy

All of the following styles of Chinese Kung Fu are part of our weekly training schedule. However, some of them are offered in optional classes, but all of them can be trained full-time if you wish to.
Shaolin Kung Fu
Shaolin Kung Fu is the origin of all Chinese martial arts and more than 1500 years old. The Shaolin temple and its monks are best known and admired in all the world. Shaolin Kung Fu training includes power, indurance, flexibility, smoothness and mind - everything an excellent martial artist needs.

Tai Ji
Tai Ji is an internal style of Chinese Kung Fu and the most widely practiced martial art in the world today. It is based on the principle of the soft overcoming the hard. The term 'Tai Ji' refers to the ancient Chinese concept of the interplay between two opposite yet complementary forces (Yin and Yang).

Qi Gong
Qi Gong is an ancient Chinese energy practice. 'Qi' means energy, 'Gong' means work. It is based on the Chinese concept of Qi flowing through the body. Qigong is a self-healing art that combines movement and meditation. It is used for medical and health purposes and to improve ones martial arts practise.

Sanda
Sanda is the Chinese way of kickboxing. It is also called 'Sanshou',  which roughly translates as "actual combat". The simple concept of Sanda is two people fighting against each other without weapons.
 

Baji
Baji is a school of traditional Chinese Marital Arts that features explosive, short range power. It was also known as "rake fist" due to the fist being held loosely and slightly open when not striking, resembling a rake. It also involves many downward strike moves, like a rake's movement in the field.

Bagua
Bagua Zhang is one of the three orthodox internal styles of Chinese martial arts (the other two being Xingyi and Tai Ji). 'Ba Gua' translates to eight trigrams, 'Zhang' means palm and designates Bagua as a style of martial arts, which emphasizes the use of the open hand in preference to the closed fist.

Xingyi
Xingyi is known as one of the excellent traditional Chinese internal styles, emphasizing not only on training the body but also the mind. Xingyi focuses on the unity between the external form and internal energy.
 

Kung fu

Kung fu atau gongfu (功夫, Pinyin: gōngfu) adalah ilmu bela diri yang berasal dari Tiongkok. Akan tetapi, arti kata Kung fu sebenarnya memiliki makna yang jauh lebih luas, yakni sesuatu yang diperoleh dalam jangka waktu yang lama dan dengan ketekunan yang tinggi. Dengan demikian, seorang ahli masak yang hebat pun dapat dikatakan memiliki Kung fu yang tinggi.
Selain kata Kung fu, istilah Wushu dan Kundao atau Kuntao juga sering dipakai untuk menyebut ilmu bela diri dari Tiongkok tersebut. Ilmu Kung fu yang sudah menyebar ke Asia Tenggara (terutama Indonesia) pada masa lalu disebut Kuntao, demikian menurut Donn Draeger dalam bukunya yang berjudul Weapons and Fighting Arts of Indonesia. Akan tetapi istilah Kuntao tersebut sudah sangat jarang dipergunakan pada masa sekarang ini.

Perkembangan

Pada awal mulanya, istilah Ilmu atau kemampuan Bela Diri dalam masyarakat Tiongkok adalah Ilmu Silat atau Wushu, dan bukan "Kungfu". Istilah Kungfu pada masa lalu tidaklah sepopuler seperti saat ini. Kungfu sendiri lebih menunjuk kepada suatu keahlian dan keuletan yang khusus dan teruji unggul, misalnya keahlian memasak, keahlian bercocok tanam, dan lain-lain. Istilah Kungfu menjadi populer setelah seorang legenda ilmu bela diri, yakni Bruce Lee mempopulerkan istilah Kungfu di belahan dunia Barat. Tersentak dengan kemampuan, kecepatan dan kekuatan Sang Legenda, istilah Kungfu menjadi sangat populer dan identik dengan Ilmu Bela Diri Tiongkok (China) hingga kini.
Ilmu bela diri Kungfu pada mulanya berkembang dari kebutuhan dan kemampuan manusia untuk bertahan hidup, baik untuk membela diri dari berbagai jenis serangan binatang buas, berburu untuk mendapatkan makanan, maupun untuk berperang melawan kelompok manusia lain yang dianggap menjadi ancaman terhadap keamanan hidup mereka. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan tentang obat-obatan dan tubuh manusia di Tiongkok kuno - serta perang saudara yang berkepanjangan, Seni Bela Diri Kungfu pun berkembang pesat dan menyebar luas, sehingga membawa banyak kontribusi dan memengaruhi cikal bakal berbagai jenis ilmu bela diri di Asia, seperti Karate, Kempo, Pencak Silat dan lain sebagainya.
Kungfu mempunyai sejarah dan merupakan tradisi ilmu bela diri yang sangat panjang, ketat, teruji dan efektif sejak 5.000 tahun yang lalu, bersamaan dengan munculnya aliran kepercayaan Dao (Taoisme) yang kemudian berkembang menjadi agama yang memiliki kekhususan sendiri. Pada tahun 2.500-an mulai bermunculan berbagai aliran Kungfu yang melegenda hingga kini, dimulai dari Kuil atau Vihara Shaolin (Siaw Liem Sie), Wudang (Butong), Omei (Emei-Gobi), Kun Lun, Hua San, Thian San, Khongtong dan lain-lain. Secara umum, terdapat 100 lebih aliran Kungfu dan ribuan jurus serta berbagai jenis ilmu yang unik dan aneh, mulai dari yang paling keras dan ganas (external arts) hingga ilmu yang paling lembut dan ringan seperti kapas (internal arts). Berbagai aliran dan ilmu yang masih eksis hingga kini adalah Hung Gar, Lohan, Ngo Cho, Pek Ho, Eng Jiaw, Qin Na, Wing Chun, Tai Chi Quan, Hsing I, Ba Gua, Yi Quan, Fan Zi Quan, Chang Quan dan lain-lain.
Para Pendekar Kungfu masa lalu yang terkenal memberikan kontribusinya dalam Dunia Kungfu Tiongkok antara lain:
1) Bodhidharma (Da Mo/Tat Mo atau Daruma dalam bahasa Jepang). Beliau adalah pendeta spiritual Zen Budha dari India yang bertapa sembilan tahun di Kuil Shaolin dan pencipta berbagai jenis ilmu legendaris seperti: Ilmu Perubahan Urat dan Otot (Yi Jin Jing/I Chin Ching), Sembilan Matahari (Kiu Yang Cin Keng), Otot Kawat Tulang Besi (Tiet Sin Kun), Baju Besi Emas (Genta Emas), Lima Jurus Hewan, Jari Zen, dan lain-lain. Namun sayangnya, beberapa di antara ilmu tersebut sudah lenyap. Konon pada saat menyeberang lautan hingga ke Tiongkok, beliau hanya berdiri di atas sebatang dahan kecil, dan di tembok gua tempat pertapaan Bodhidharma di Kuil Shaolin hingga kini terdapat bayangan lekuk tubuhnya yang terbentuk pada saat ia bermeditasi dan bersandar di tembok gua tersebut. Selama sembilan tahun bermeditasi di gua tersebut, Bodhidharma mampu mendengar pembicaraan berbagai jenis mahluk hidup, misalnya semut yang berada di sana.
2) Thio Sam Hong (Thio Kun Po/Zhang Jun Bao/Zhang San Feng). Di masa mudanya, Thio Sam Hong adalah murid yang sangat berbakat di Kuil Shaolin. Karena diperlakukan semena-mena oleh para seniornya, beliau keluar dari Kuil Shaolin dan belajar mengembangkan Kungfu sendiri dengan memperhatikan berbagai fenomena alam seperti terpaan angin keras terhadap pohon bambu, pertarungan bangau dan ular, kokohnya pertahanan belalang sembah dari terpaan angin, dan lain-lain. Setelah mengerti dan memahami Intisari Alam Semesta, Thio Sam Hong muda menyepi di gunung Hua San untuk menyempurnakan ilmu-ilmunya. Pada saat beliau turun gunung, beliau menjelajahi seluruh Tiongkok dan mengadu ilmunya dengan para ahli bela diri dan para pendekar dari berbagai aliran. Berdasarkan literatur kuno, tercatat dua pertarungan yang sangat terkenal. Pertarungan yang pertama adalah pertarungan antara Thio Sam Hong dengan pegulat nomor satu Mongol yang sangat besar, kuat dan agresif. Belakangan diketahui bahwa pegulat tersebut juga sangat ahli dalam berbagai aliran Kungfu Tiongkok. Pegulat Mongol tersebut konon mengalahkan banyak petarung Kuil Shaolin dan sejumlah pendekar aliran keras lainnya. Pertarungan antara Thio Sam Hong dengan Pegulat Mongol tersebut dimenangkan oleh Thio Sam Hong dengan ilmu barunya, yaitu Tai Chi QuanTaijiquan. Pertarungan kedua adalah pertaruangan Thio Sam Hong yang seorang diri mengalahkan lebih dari 100 orang gangster di sarang penyamun hanya dengan tangan kosong. Semenjak itu, Thio Sam Hong diakui oleh seluruh kalangan persilatan sebagai Pendekar Tanpa Tanding saat itu. Setelah merasa cukup dalam perantauanya, Thio Sam Hong naik ke gunung Wudang (Butong) dan mendirikan Perguruan Wudang dengan basis utama pengajarannya, yaitu Taoisme. Thio Sam Hong sendiri diyakini merupakan Pencipta Ilmu Tai Chi, dan sangat ahli dalam Ilmu Tao Yin (Nei Kung). Konon Thio Sam Hong hidup dalam 3 (tiga) zaman dinasti, yakni Dinasti Song, Dinasti Yuan (Monggol, dan Dinasti Ming (Han), dan Thio Sam Hong dikenal sebagai immortal Taoist.
3) Yue Fei (Jenderal Yue Fei, Tangyin-Provinsi Henan, 1103-1142). Beliau adalah Jenderal Patriot yang terkenal dari Kekaisaran Dinasti Song (960-1279) yang bertempur melawan invasi suku bangsa Jin (Jurchen/Juchen) dan hingga akhir hayatnya tetap setia membela negara walaupun difitnah dan dihukum mati oleh penguasa lalim. Jenderal Yue Fei dipercaya sebagai Pencipta Kungfu internal dan eksternal, yakni: Hsing - I (Xingyiquan) dan Penyempurna Eng Jiaw (Cakar Elang). Pada masa mudanya, Jenderal Yue Fei belajar dari Bhiksu Shaolin yang bernama Jow Tong/Lai Chin. Selain ahli dalam pertarungan tangan kosong, Jenderal Yue Fei juga ahli dalam 18 senjata Shaolin khususnya ilmu Tombak Tunggal. Konon ilmu tombaknya setara dengan ilmu tombak Keluarga Marga Yang (Ilmu tombak Keluarga Yang merupakan ilmu silat keluarga turun temurun yang sangat khas dan tinggi serta hanya sedikit Ahli/Pendekar yang mampu menandingi ilmu mereka pada zamannya. Berdasarkan catatan kuno, diketahui bahwa ilmu tombak tingkat tinggi Keluarga Yang mempunyai sejumlah keistimewaan unik, yakni : Ilmu Tombak Naga Melekat/Naga Berpilin dan Ilmu Tombak (Toya) Naga Perkasa yang mampu melumpuhkan/membunuh lawan tanpa menyentuh fisik. Catatan : Keluarga Yang juga merupakan Patriot Sejati terakhir yang tetap setia hingga akhir kejatuhan Kekaisaran Dinasti Sung oleh Monggol). Kungfu Hsing I sendiri sempat lenyap dari dunia persilatan pasca meninggalnya Jenderal Yue Fei hingga sampai ditemukan kembali Kitab Kungfu Hsing I yakni Kitab 10 Prinsip Hsing-I peninggalan Jenderal Yue Fei menjelang akhir Dinasti Ming oleh Ji Long Feng (Ji Jike). Kemudian Ji Long Feng menurunkan Kungfu Hsing I ke Keluarga Ma, Cao Ji Wu dan lain-lain hingga akhirnya muncul Kuo Yun Shen dan Sun Lutang sebagai ahli-ahli Kungfu Hsing I yang luar biasa.
4) Qi Jiguang (1528-1588). Beliau adalah salah satu Jenderal Patriot yang terkenal lainnya dari Dinasti Ming (1368-1644). Pada umur 22 tahun, Qi Jiguang bertempur dan mengusir tentara Monggol yang dipimpin Altan Khan yang berupaya menjajah Tiongkok kembali (1548-1552). Beliau bersama Yu Dayao dan Tan Lun terkenal sebagai Patriot yang membasmi habis perompak dan bajak laut Jepang (rata2 para perompak tersebut merupakan ex-Samurai yang kalah perang dan bekerjasama dengan perompak Tiongkok atau penguasa setempat yang lalim)yang kerap kali merampok di daratan Tiongkok khususnya wilayah Fujian dan Zhejiang. Paska pembasmian tersebut, tidak ada perompak atau bajak laut Jepang yang berani kembali lagi karena kemampuan bertempur dari tentara Jenderal Qi Jiquang yang luar biasa. Beliau mencatat dan mewariskan seluruh ilmu Kungfunya dalam Kitab "Ji Shou Ching Hua" yang saat ini menjadi salah satu pusaka yang melengkapi pustaka Kungfu Tiongkok.
5) 5 Leluhur Shaolin. Pasca pembakaran Kuil Shaolin dalam pertempuran kedua antara para Pendeta Kuil Shaolin dengan 50.000 Tentara Qing bersenjata lengkap dan modern yang dibantu para Lhama Tibet dan Praktisi Pak Mei (White Eyebrow).
Kelima leluhur Shaolin tersebut adalah :
1) Choi Tak-Chung (蔡德忠)
2) Fong Tai-Hung (方大洪)
3) Ma Chiu-Hing (馬超興)
4) Wu Tak-Tai (胡德帝)
5)Lee Sik-Hoi (李式開)
Berdasarkan literatur lama, disebutkan bahwa Kuil Shaolin hancur total dan terbakar selama 40 hari 40 malam dalam serangan tersebut. Seluruh catatan kuno ribuan tahun termasuk sejumlah ilmu Kungfu legendaris dan senjata pusaka hilang atau habis terbakar. Dari ribuan Biksu dan non Biksu Shaolin, hanya 5 orang yang lolos dari serangan tersebut dan kemudian mereka menyebar keseluruh Tiongkok sembari menyebarkan Shaolin Kungfu serta perlawanan anti Dinasti Qing. Kehancuran Kuil Shaolin diakibatkan oleh adanya pengkhianatan oknum Shaolin yang ternyata adalah antek-antek Dinasti Qing yang menyusup dan menabur racun diberbagai titik sumber air dan makanan para Bhiksu. Pada saat serangan kedua tersebut, kondisi fisik yang keracunan telah menyebabkan hilangnya kemampuan bertarung para Bhiksu dan Non Bhiksu Shaolin. Dalam pertarungan pertama, para Petarung Kuil Shaolin berhasil mengusir puluhan ribuan tentara Dinasti Qing yang bersenjata lengkap. Kegagalan dalam serangan pertama tersebut, membuat Kaisar Qing di puncak kemarahan. Sang Kaisar mengumpulkan tentara-tentara terbaik dari setiap legiun dan merekrut seluruh ahli bela diri Kungfu (termasuk para Lhama Tibet dan Praktisi Pak Mei) yang loyal kepada Dinasti Qing untuk bersama-sama menyerbu Kuil Shaolin serta menpersiapkan strategi penyusupan/perusakan dari dalam Kuil Shaolin. Dikemudian hari, 5 Leluhur Shaolin ini identik pula dengan 5 Tokoh Utama yang terkenal, yakni :
a) Hung Hei-Koon 洪熙官 Hóng Xīguān/Hung Hei Gun.
Beliau adalah Pencipta Kungfu Hung Gar. Hung Hei Koon adalah murid utama dari Bhiksu Gee Sin Sim See. Beliau terkenal sebagai Ahli Gung Gee Fok Fu Kuen (Siu Lum Fook Fu Kuen)dan Cakar Harimau Sejati. Jurus cakar harimaunya terkenal sangat ganas dan bertenaga. Kebanyakan korban keganasan jurus Cakar Harimau Hung Hei Koon adalah para tentara Qing dan antek-antek Manchu.
b) Lau Sam-Ngan 劉三眼 Liú Sānyǎn/Lau Sam Ngan.
Beliau adalah Pencipta Kungfu Lau Gar dan dikenal dengan julukan "Lau si Mata 3". Kemampuan Kungfu Lau Sam Ngan sangat tinggi sekali. Beliau dikenal mampu bertarung menghadapi keroyokan tentara Qing dan para praktisi Kungfu lainnya tanpa harus menoleh seolah2 terdapat "mata lain" dibelakang kepalanya.
c) Choi Kau-Yee 蔡九儀 Cài Jiǔyí/Choy Gau Yi.
Beliau adalah Pencipta Kungfu Choi Gar
d) Lee Yau-San 李友山 Lǐ Yǒushān/Li Yau San.
Beliau adalah Guru dari Chan Heung, Pencipta Kungfu Lei Gar (Choi Lei Fut)
e) Mok Ching-Kiu 莫清矯 Mò Qīngjiǎo/Mok Ching Giu,
Beliau adalah Pencipta Kungfu Mok Gar
6) Wong Fei Hung (Huang Fei Hong, Fushan, 1847-1924). Beliau hidup pada zaman Dinasti Qing (1644-1912) dan tercatat sebagai Patriot Nasionalis, Ahli Kungfu, Pendiri rumah obat Pho Chi Lam dan sekaligus Shinshe Akunpuntur yang sangat terkenal dengan berbagai jenis ilmu Kungfu seperti : Ilmu Pasangan Harimau dan Bangau, Tendangan Tanpa Bayangan, Tinju Besi, Toan Ta, Toya 8 Diagram dan lain-lain. Murid-murid Beliau yang sangat terkenal antara lain : Lam Sai Wing, Leung Fong, Tang Fung dan Lin Wan Gai. Wong Fei Hung merupakan anak dari Wong Kei Ying, salah satu Pesilat terkenal dari "10 Harimau Kanton". Pada umur 16 tahun, Wong Fei Hung mendirikan Perguruan Silat di berbagai wilayah, yakni : Shuijiao, Diqipu, Xiquan dan Guangdong. Selain itu, Beliau juga mendirikan Rumah Obat Pho Chi Lam dan menjadi Instruktur Pelatih Mliter Termuda pada Resimen V Tentara Kanton. Pada masa hidupnya, Wong Fei Hung terkenal dengan berbagai pertarungan baik dengan para pesilat lokal maupun petarung asing demi mempertahankan "China's Pride" yang pada saat itu jatuh hingga ke titik terendah. 2 (Dua) pertarungan yang sangat terkenal adalah pada saat Wong menjatuhkan lebih dari 50 orang pesilat gangster/bajak laut di pelabuhan hanya dengan sebatang toya dan pertarungan kedua adalah pada saat Beliau bersama dengan Liu Yong Fu berperang langsung dengan tentara Jepang di Taiwan. Beliau sendiri merupakan murid langsung dari Pengemis Sakti So (Beggar So), Lam Fuk Sing, Lin Fu Cheng dan ayahnya sendiri yang notabene adalah anak dari Wong Tai, murid langsung Luk Ah Choi, Ahli Kungfu Hung Gar dan sekaligus murid langsung dari Biksu Shaolin terkenal : Gee Sin Sim See, Li Bak Fu & Hung Hei Koon.
7) Hua Yan Jia (Fok Yuen Gap/Ho Goan Ka, Tianjin, 1868-1910). Beliau adalah Pendiri Chin Woo Athletic Association (Jing Wu Men) yang hingga kini telah tersebar lebih dari 50 cabang di USA, Kanada, Argentina, Peru, Makau, Hongkong, China, Jepang, Wales, Selandia Baru, Srilanka, Vietnam, Australia, Singapura, Thailand, Malaysia dan lain-lain. Beliau merupakan Pendekar Kungfu yang terkenal sangat nasionalis dan juga lahir dari Keluarga Pesilat aliran Huo. Pada awalnya, Hua Yan Jia tidak diperbolehkan belajar Ilmu Silat karena kondisi tubuhnya yang lemah dan sering sakit. Namun karena kemauan yang keras dan bakat yang tinggi, secara diam2 Hua Yan Jia muda selalu mengintip kakak2nya dan para murid Ayahnya (Huo Endi) pada saat latihan. Konon ilmunya semakin sempurna setelah berjumpa dengan salah satu Patriot Kungfu yang terkenal : Wang Wu, Si Golok Besar yang memoles kemampuan Hua Yan Jia muda. Kemampuan bertarung Hua Yan Jia teruji pertama kali pada saat Beliau mengalahkan Ahli Kungfu Selatan bernama "Du" yang sebelumnya justru mengalahkan Keluarga Huo pada saat pertarungan tahunan antar Keluarga Pesilat. Pada masa hidupnya, baik Beliau maupun muridnya Liu Zhensheng terkenal sebagai Pendekar Kungfu yang banyak mengalahkan berbagai praktisi aliran beladiri dari berbagai negara seperti Pegulat, Petinju, Ju Jit Su/Pejudo dan Karateka dari Rusia, Inggris dan Jepang. Pertarungan pertama Huo Yan Jia dengan Petarung Barat terjadi pada tahun 1901 dalam pertarungan terbuka di Taman Xiyuan, Tianjin. Huo Yan Jia mengalahkan Pegulat Terkuat Rusia (Pertarungan tersebut merupakan "Show of Force" Kekaisaran Rusia untuk melemahkan mental rakyat China) secara telak dengan cara mengangkat dan melemparnya keluar dari panggung pertarungan. Pertarungan kedua terjadi pada tahun 1909 dengan Juara Tinju Inggris berpostur tinggi besar, O'Brien. Huo Yan Jia kembali mengalahkan lawannya dengan jurus ciptaannya, yakni Kungfu Mi Zhong. Dalam perkembangan selanjutnya, Huo Yan Jia lebih banyak menerima tantangan dari Petarung Jepang dan tidak ada yang dapat mengalahkan Beliau pada saat itu. Sayangnya, Huo Yan Jia meninggal terlalu cepat, yakni pada umur 42 (tahun 1910) dan berdasarkan hasil otopsi Tianjin Municipality Police Laboratory, ditemukan racun arsenik dalam tubuh Huo. Para petinggi Chin Woo dan Dokter pemeriksa menduga bahwa racun tersebut terkait dengan hasil pertarungan terakhir dengan Japanesse Judo Association ("JJA") yang berakibat banyaknya anggota JJA yang menderita kekalahan telak atau luka fatal di matras pertarungan.
8) Chan Tzi Ching. Beliau merupakan pewaris utama Kungfu Cakar Elang dari aliran Keluarga Marga Lau. Beliau terkenal sebagai Petarung Kungfu yang tidak terkalahkan dan semua lawannya ditaklukan hanya dalam 3 jurus dan/atau dengan Pukulan 3 Inchi. Pada masa tersebut, hanya Huo Yan Jia sendiri yang mampu mengimbangi ilmu Kungfu Chan Tzi Ching. Tertarik dengan kemampuan bertempur yang luar biasa, Huo Yan Jia mengundang Chan Tzi Ching untuk turut mengajar di Chin Woo, Shang Hai pada tahun 1910. Setelah kematian Huo Yan Jia akibat terkena racun arsenik dari agen rahasia Jepang, Chan Tzi Ching meneruskan perjuangan Huo Yan Jia dan banyak bertarung dengan sejumlah praktisi bela diri Jepang dan Barat namun tidak ada satupun yang dapat mengalahkan Beliau hingga akhir hayatnya.
9) Fan Xu Dong. Beliau mempunyai postur tubuh yang tinggi dan besar namun mempunyai kemampuan ilmu meringankan tubuh yang luar biasa pada zamannya. Beliau merupakan salah satu ahli totok Kungfu Belalang Sembah (Praying Mants) dan Golok Besar (Guan Dao). Fan Xu Dong terkenal sebagai Petarung Kungfu Patriot yang turut serta dalam pemberontakan Boxer karena tidak tahan dengan perilaku negara-negara Barat dan Jepang yang pada saat itu mencelakakan rakyat dan ingin menjajah Tiongkok menjelang akhir Dinasti Qing. Terdapat sejumlah pertarungan terkenal antara Fan Xu Dong dengan sejumlah petarung yang mewakili 8 negara, yakni pertarungan pertama adalah pada saat Beliau menjawab tantangan jagoan Samurai Jepang dalam pertarungan hidup mati secara terbuka di Shandong. Fan Xu Dong membabat tubuh sang Samurai menjadi 2 bagian dalam hitungan detik pada saat itu dengan menggunakan senjata Guan Dao. Pertarungan kedua terjadi pada tahun 1875, Fan Xu Dong mewakili Perguruan Kungfu Yantai untuk menjawab tantangan dari Juara Nasional Gulat Rusia. Pertarungan kembali dimenangkan oleh Fan Xu Dong secara telak. Setelah kemenangan tersebut, Fan Xu Dong banyak bertarung dengan petarung2 Rusia namun tidak ada satupun yang dapat mengalahkannya hingga Beliau pulang ke Tiongkok kembali.
10) Keluarga Chen Tai Chi : Chen Fa Ke. Chen Fa Ke adalah salah 1 (satu) generasi penerus ke-17 Tai Chi aliran marga Chen yang sangat terkenal pada masa hidupnya karena tidak ada satupun lawan yang dapat mengalahkannya dan Beliau mengalahkan seluruh lawan2nya tanpa mencederai mereka sedikitpun. Beliau sendiri merupakan anak dari Chen Chang Xing, salah satu Tai Chi Master aliran Chen yang terkenal. Pertarungan Beliau yang paling terkenal adalah pertarungan bebas atau "Leitai" selama 17 hari di Beijing. Selama 17 hari tersebut, Chen Fa Ke mengalahkan seluruh lawan-lawannya hanya dengan ilmu Tai Chi aliran Chen. Banyak Ahli Bela Diri baik aliran keras maupun lembut serta berbagai aliran Bela Diri lain yang mengakui bahwa Chen Fa Ke adalah Pesilat Tak Terkalahkan pada zamannya. Chen Fa Ke dijuluki "Taiji Yi Ren" (The Best Tai Chi Master) dan "Quan Shen" (Martial Saint) oleh para praktisi bela diri dunia. Tai Chi aliran Marga Chen berpusat di Desa Chen (Chen Jiagao) dan hampir seluruh penduduk desa tersebut adalah praktisi Tai Chi. Berdasarkan catatan sejarah, Tai Chi aliran Chen ini diperkenalkan pertama kali oleh Chen Wan Ting, pensiunan Jenderal Dinasti Ming.
11) Keluarga Yang, Yang Lu Chan (Yang Fu Kui). Beliau adalah Pendiri Tai Chi aliran marga Yang. Pada masa hidupnya, Beliau juga terkenal sebagai Pendekar dengan julukan "Yang Wu Di = Yang Tak Terkalahkan". Keturunan Beliau dan penerusnya yang sangat terkenal antara lain : Yang Chien Hou, Yang Shao Hao, Yang Cheng Fu, Yang Ban Hou & Chen Man Ching. Ilmu Tai Chi Yang Lu Chan sendiri terkenal dengan sejumlah julukan, yakni Mien Quan (Cotton Fist)dan Hua Quan (Neutralising Fist).
12) Kuo Yun Shen (Guo Yun Shen/Yu Sheng). Beliau terkenal sebagai Pendekar kosen baik dari ilmu silat maupun Nei Kung yang sangat tinggi. Beliau adalah ahli Kungfu Hsing - I (Xing Yi). Kuo Yun Shen dijuluki "Ban Bu Peng Kuo" karena terkenal dengan penguasaan ilmu Peng Quan ("Crushing Fist") yang sempurna, salah satu ilmu dari 5 Elemen Hsing I). Konon Ilmu Tapak Kapasnya mampu merontokkan tubuh lawan cukup hanya dengan menyentuhnya. Kuo Yun Shen pernah menepuk 10 batubata dengan lembut dan semuanya hancur terburai. Beliau sendiri adalah murid terbaik dari Master Li Luoneng dan tidak pernah terkalahkan oleh siapapun pada zamannya. Hanya satu orang yang dapat mengimbangi Master Kuo Yun Shen, yakni Tung Hai Chuan dalam pertarungan sengit selama 3 hari 3 malam yang berakhir seri dan akhirnya mereka menjadi sahabat baik yang saling bertukar ilmu Kungfu.
13) Sun Lutang (Sun Fu Quan). Beliau adalah Pencipta Tai Chi aliran Sun dan terkenal sebagai Ahli Hsing I dan Bagua. Beliau merupakan murid dari berbagai Ahli Kungfu seperti Bhiksu Wu, Kuo Yun Shen, Li Kui Yuan, Cheng Ting Hua (Ahli Baguazhang), Hao Wei Chen (Ahli Wu Yu Xiang Tai Chi) dan lain-lain. Julukan Beliau adalah : "Pendekar Kepala Harimau" dan "Lebih Pintar daripada Monyet Aktif".
14) Tung Hai Chuan (Dong Haichuan). Beliau adalah pencipta ilmu Baguazhang (Zhuan Zhang)dan terkenal tidak terkalahkan pada zamannya. Salah satu pertarungan terkenalnya adalah pertarungan 3 hari 3 malam dengan Master Kuo Yun Shen yang berakhir seri. Selain ahli Baguazhang, Beliau juga ahli dalam ilmu Bafanshan, Hongquan, Xingmengquan, Jinggangquan, Erlangquan dan Lohanquan. Tung Hai Chuan sendiri dikenal memiliki Ilmu Khusus lainnya yang dinamakan "Langkah Awan/Awan Bearak" sejenis Ilmu Meringankan Tubuh yang luar biasa yang dapat dimainkan bersamaan dengan ilmu Baguazhang.
15) Yip Man (Ip Man, Foshan, Namhoi 1898-1972). Beliau merupakan salah satu ahli Kungfu Wing Chun ternama dan terkenal sebagai Pesilat yang tak terkalahkan namun sangat "low profile". Beliau merupakan murid langsung dari Chan Wah Sun, Ng Chung Sok & Leung Bik (anak dari Leung Jan). Selama di Foshan, Tiongkok, Beliau mempunyai beberapa murid yang terkenal antara lain : Lok Yiu, Chow Kwong Yue,Kwok Fu, Lun Kai,Chan Chi Sun dan Lui Ying. Pada saat di Hongkong, sejumlah murid Beliau yang terkenal adalah Leung Sheung, Lok Yiu, Chu Song Tin, Wong Shun Leung, Lo Man Kam dan Li Siau Lung/Li Jun Fan (Bruce Lee).
Yip Man merupakan anak dari sebuah keluarga pedagang yang kaya dan sangat dermawan. Asal muasal ketertarikan Yip Man belajar Kungfu dikarenakan Keluarga Yip Man mengijinkan seorang Master Kungfu yang telah berumur yakni Master Chan Wah Shun untuk melestarikan Kungfu dengan cara mengajar sekelompok murid di lingkungan kuil keluarga. Master Chan memiliki reputasi sebagai Ahli Kungfu yang baik hati karena sering membela kepentingan rakyat kecil yang tertindas oleh gerombolan perampok, penjahat atau pejabat yang semena-mena. Yip Man yang saat itu berumur 9 tahun sering mengamati latihan Master Chan dan murid-muridnya. Beliau sempat memohon agar diterima menjadi murid Master Chan, namun Master Chan yang pada saat itu berumur 60 tahun lebih sudah tidak ingin menerima murid lagi. Namun Yip Man muda adalah seorang yang sangat keras keinginan dan pantang menyerah, walaupun ditolak berkali-kali, Yip Man tetap pantang menyerah.
Untuk menguji keinginan dan kesungguhan Yip Man, Master Chan menyatakan akan menerimanya sebagai murid jika dia mampu membayar uang latihan sebesar tiga tael perak. Keesokan harinya, Yip Man justru datang dengan membawa seluruh tabungannya yang berjumlah 300 keping perak! Master Chan melihat bahwa Yip Man memiliki keinginan dan kesungguhan yang sangat kuat untuk belajar Kungfu Wing Chun. Setelah berdiskusi bersama dengan orang tuanya Yip Man, akhirnya Master Chan menerima Yip Man sebagai murid terakhirnya.
Yip Man belajar Kungfu Wing Chun dengan Master Chan selama empat tahun atau hingga Master Chan meninggal dunia. Untuk lebih memperdalam ilmu Kungfunya, Yip Man kemudian belajar selama 2.5 tahun dengan senior yang lain, yakni Ng Chun. Ketika Yip Man berumur 16 tahun, orangtuanya mengirimnya ke Hong Kong untuk bersekolah di St Stephen's College. Dengan cepat popularitas Yip Man berkembang pesat di St Setphen's College karena Beliau sering melayani dan memenangkan pertarungan terbuka baik dengan para seniornya ataupun praktisi aliran bela diri lain yang rata-rata berbasis Kungfu, Tinju dan Karate. Pada saat itu, Kungfu Wing Chun mulai populer sebagai aliran Kungfu baru yang handal diluar aliran-aliran yang telah ada.
Yip Man muda sangat menyukai pertarungan hingga pada suatu saat Beliau memperoleh informasi bahwa di pabrik sutera salah seorang temannya, terdapat seorang Ahli Kungfu yang luar biasa namun telah berumur 50 tahun. Ahli Kungfu tersebut tinggal di perahu nelayan yang bersandar dekat pelabuhan Hongkong. Yip Man kemudian menemui sang Master dan meminta petunjuk dari sang Ahli Kungfu. Namun sang Ahli Kungfu tersebut justru meminta Yip Man untuk mendemonstrasikan Kungfu Wing Chun-nya. Setelah melihat beberapa jurus Yip Man, sang Ahli Kungfu tersebut justru meledek bahwa ilmu Kungfu Wing Chin Yip Man sebenarnya masih jauh dibawah standar Ahli Kungfu Wing Chun! Merasa bahwa kemampuannya direndahkan, Yip Man menantang sang Ahli tersebut untuk bertarung. Dalam satu-dua gerakan, Yip Man justru terlempar ke perairan! Setelah berkali-kali mencoba menyerang dengan berbagai jurus rahasia yang dipelajarinya selama ini, akhirnya Yip Man menyadari bahwa Ahli Kungfu yang ditemuinya ini adalah Ahli Kungfu tingkat tinggi karena seluruh serangan Yip Man tidak dapat mengenai sasaran! Akhirnya Yip Man pun menyerah dan menyatakan keinginannya untuk belajar dari sang Ahli Kungfu tersebut. Tertarik dengan bakat dan kemampuan Yip Man, Ahli Kungfu tersebut menerima Yip Man sebagai muridnya. Belakangan Yip Man baru tahu bahwa Ahli Kungfu tersebut ternyata adalah Master Leung Bik yang masih satu "lineage/akar" dengan ilmu Kungfu Master Chan Wah Sun. Master Leung Bik sendiri merupakan Ahli Kungfu dari berbagai aliran namun lebih memfokuskan diri pada aliran Kungfu Wing Chun. Namun selama ini, tidak ada orang/ahli Kungfu lainnya yang tahu bahwa Master Leung Bik sebenarnya adalah Ahli Kungfu Wing Chun hingga kedatangan Yip Man!
Kungfu Wing Chun Master Leung Bik dan Master Chan Wah Sun sebenarnya berasal dari akar yang sama, yakni Shaolin Wing Chun Ng Mui namun Master Leung Bik melakukan sejumlah perubahan sesuai dengan pengalaman bertarungnya selama ini sehingga terdapat perbedaan pola dan jurus yang antara Kungfu Wing Chin Tradisional dengan Kungfu Wing Chun miliknya. Setelah belajar selama 2.5 tahum, Master Leung Bik telah mewarisi seluruh ilmunya kepada Yip Man dan meminta Yip Man untuk menyebarluaskan Kungfu Wing Chun kepada khalayak ramai. Seiring dengan selesainya masa studi Beliau, Yip Man kembali ke Foshan dan bercita-cita untuk melaksanakan mandat gurunya. Yip Man mengajarkan seluruh kemampuannya kepada rekan-rekan seperguruan namun keinginan tersebut sempat menemui ganjalan karena salah seorang seniornya tetap ingin mempertahankan tradisional Wing Chun sehingga sempat terjadi pertarungan antara Yip Man dengan seniornya. Namun pada akhirnya sang senior dapat menerima bahwa ilmu Kungfu yang baik adalah ilmu Kungfu yang dapat beradaptasi dan berubah sesuai dengan perkembangan yang ada. Selama di Foshan terjadi banyak peristiwa yang mengubah jalan hidup Master Yip Man, mulai dari masuknya penjajahan Jepang hingga sejumlah pertarungannya dengan ahli-ahli bela diri Jepang yang menindas rakyat kecil. Yip Man sering menjawab tantangan para ahli bela diri Jepang yang berupaya merontokkan mental rakyat Tionghoa dengan mengadakan sejumlah turnamen bela diri. Kemenangan demi kemenangan diraih dengan mudah dan cepat dalam setiap pertarungan hingga akhirnya Yip Man harus dilarikan dari Foshan ke Hongkong kembali karena menjadi target pembunuhan.
Pada awal mulanya di Hong Kong, Yip Man bekerja di restoran dan sehari-harinya mengajar Kungfu Wing Chun kepada Wong Sheung Leung, salah seorang praktisi Kungfu Pak Mei dan sekaligus murid pertama Yip Man. Kehidupan di Hongkong yang keras sering menyebabkan Yip Man menerima banyak tantangan baik dari aliran Kungfu maupun bela diri lainnya. Pada umumnya, Yip Man menolak secara halus tantangan tersebut namun pada akhirnya pertarungan tetap tak terhindarkan. Yip Man tidak pernah mengalami kekalahan sekalipun atau melukai lawan-lawannya dalam setiap pertarungan dan pada umumnya setelah pertarungan selesai, para lawan-lawannya justru sangat segan terhadap Yip Man karena sikap Yip Man yang rendah hati dan ksatria. Setelah mengajar ilmu Kungfu Wing Chun selama 20 tahun di Hongkong, Master Yip Man meninggal dunia.
16) Bruce Lee (Lee Jun Fan/Lee Siau Lung). Beliau adalah praktisi Kungfu Wing Chun dan sekaligus pendiri aliran bela diri baru: Jeet Kune Do (Intercepting Fist). Beliau adalah aktor sekaligus seniman bela diri yang memulai perjalanan di bidang bela dirinya dari hobi berkelahi di jalanan, termasuk dengan anggota-anggota geng mafia. Pada masa hidupnya, beliau terkenal dengan sejumlah pertarungan nyata dengan berbagai praktisi bela diri baik pada waktu shooting;; film maupun pada hari-hari yang telah ditentukan. Berikut adalah daftar pertarungan Bruce Lee yang tercatat:
a) Pada tahun 1958, Bruce Lee mengalahkan Juara Tinju Boxer Inggris tiga kali, Gary Elms, di ronde ketiga dengan KO dalam kejuaran Hongkong Inter School Amateur Boxing Championship.
b) Sebelum berhadapan dengan Gary Elms, Bruce Lee mengalahkan Shen Yuen, Lieh Lo, dan Yang Huang; semuanya di ronde pertama dengan KO.
c) Bruce Lee mengalahkan Pu Chung, Ahli Kungfu Choy Li Fut dengan KO di ronde pertama dalam pertarungan Full Body Contact. Sponsor pertarungan tersebut adalah Wong Sheung Leung.
d) Dari tahun 1959 hingga 1960, Bruce Lee terlibat banyak pertarungan di jalan dan rata-rata korbannya KO atau cacat, sehingga pihak kepolisian menjadi sibuk akibat kesukaannya tersebut.
e) Pada tahun 1962, Bruce Lee mengalahkan Uechi, juara Karate Sabuk Hitam, dengan KO dalam waktu 11 detik, di Seattle. Taki Kimura, salah seorang murid sekaligus sahabat Bruce Lee, justru menghitung KO tersebut dalam waktu 10 detik.
f) Pada saat shooting film The Big Boss di Thailand, Bruce Lee menjawab tantangan para Muai Thay dengan meng-KO wakil mereka hanya dalam hitungan detik.
g) Pada saat shooting film Enter the Dragon, Bruce juga menjawab tantangan seorang karateka Sabuk Hitam dengan meng-KOnya dalam hitungan detik.
h) Dalam beberapa kesempatan, Bruce menjawab tantangan dari berbagai ahli bela diri baik dengan menggunakan tangan kosong maupun senjata, namun semua lawannya rata-rata mengalami nasib KO atau tidak dapat melanjutkan pertarungan. Pada umumnya pertarungan tersebut disaksikan banyak orang atau ahli-ahli bela diri lainnya.
i) Pertarungan yang terlama dan cukup menguras energi Bruce Lee adalah pada saat beliau berhadapan dengan Wong Jack Man, ahli Xing Yi, Kungfu Shaolin Selatan dan Tai Chi. Konon Wong Jack Man adalah petarung Kungfu dari Chin Woo School. Pertarungan selesai dalam waktu 20-25 menit dengan kemenangan Bruce Lee. Pada kesempatan lain, Wong Jack Man mengajukan tantangan kembali namun Bruce Lee tidak pernah menanggapinya. Belajar dari pertarungan-pertarungan tersebut, Bruce mengintegrasikan seluruh kemampuan dan ilmu bela dirinya dan akhirnya menciptakan aliran bela diri baru, yakni Jeet Kune Do.
Akhirnya seiring dengan semakin pesatnya kemajuan dan keterbukaan negara Tiongkok, berbagai jenis dan aliran ilmu bela diri Kung fu berangsur-angsur digabung dan distandarisasi menjadi suatu bentuk olahraga yang dapat dipertandingkan secara internasional, yang saat ini dikenal sebagai Wushu atau "Seni Tempur".

Sanda/Sanshou

Sanda atau Sanshou (Mandarin: 散手; pinyin: sǎnshǒu; "tangan bebas") adalah seni beladiri yang berakar dari Kungfu. Sanshou dikembangkan oleh angkatan bersenjata China sebagai standard kurikulum beladiri di akademi militer. Sanshou menggabungkan teknik-teknik kungfu, gulat, dan tinju dalam penggunaannya.

Hujan Meteor Lyrids

By Ria Pratiwi

Hujan meteor berasal dari lapisan es komet yang mencair ketika orbitnya dekat dengan matahari. Partikel debu, es, dan batu yang terlepas itu terbakar di atmosfir sebelum jatuh ke bumi, ini lah yang biasa kita lihat sebagai Meteor. Meteor Lyrids sendiri terjadi karena dalam melewati orbaitnya, bumi melewati sisa-sisa debu komet C/181 G1 Thatcher (periode panjang komet ditemukan oleh AE Thatcher).
Meteor Lyrids terjadi pada bulan april setiap tahun. Dikatakan hujan meteor Lyrids karena berasal dari Rasi Lyra yang terbit dari horizon dimana pada tanggal 22 April 2011 terbit  jam 23.00 WIB . Aktivitas hujan meteor dimulai dari tanggal 16 April hingga 25 April 2011. Sementara, puncak intensitas hujan meteor Lyrids terjadi pada hari Jumat tanggal 22 April 2011 dengan jumlah meteor 18 meteor/jam. Aktifitas hujan meteor akan mulai meningkat mendekati tanggal 22 April 2011 dan akan menurun setelah tanggal 22 April 2011. Hujan meteor sendiri biasanya terlihat setelah tengah malam hingga dini hari.
Foto tempat observasi yang terang akibat polusi cahaya oleh bulan. Credit by : Bank DATA Jogja Astro Club (JAC)
Pengamatan Hujan Meteor Lyrids tahun ini diperkirakan akan berbeda dengan tahun 2010 lalu. Pada tahun 2010, bulan terbenam pukul 17.34 WIB sehingga polusi cahaya sangat minimal, namun pada tahun 2011 ini, bulan terbit pukul 21.35 WIB dan terbenan pukul 09.33 WIB sehingga polusi cahaya diperkirakan sangat tinggi. Kemungkinan meteor yang dapat dilihat adalah meteor yang memiliki magnitude (tingkat kecerahan) yang tinggi.
Bagi anda yang ingin menyaksikan hujan meteor Lyrids, anda bisa melihat nya diluar rumah pada tanggal 22 April 2011 mulai pukul 23.00 hingga menjelang shubuh. Caranya Arahkan pandangan mata ke arah timur dan menengadah ke atas. Disarankan untuk tidur terlentang menengadah keatas dan melihat ke arah timur karena pada posisi inilah mata manusia akan dapat melihat sebagian dari bola langit sebelah timur tapi jangan tidur ya. Selamat berburu meteor n Happy Skyagazing :)

Sejarah Pengamatan Matahari

By Kiki Rakhmawati Z
Bagi manusia kebanyakan, matahari nampak tidak berarti. Pergantian siang malam yang terjadi hanya di anggap denyutan lemah yang diselubungi irama aktifitas manusia itu sendiri. Manusia terlalu tergesa-gesa bahkan terlalu sibuk untuk menatap ke atas. Apalagi mengamati apa yang terjadi?
Tetapi tidak bagi para pengamat luar angkasa. Bagi mereka, benda-benda luar angkasa adalah benda-benda yang penuh misteri dan perlu untuk dipelajari, apa pengaruhnya bagi bumi? Apa yang bisa mereka lakukan pada bumi? Apa yang bisa mereka akibatkan pada kehidupan di bumi?
Pada dasarnya matahari merupakan bintang seperti kebanyakan bintang yang bisa kita lihat ketika di malam hari. Hanya saja matahari menjadi lebih spesial karena merupakan salah satu bintang yang wajahnya bisa kita lihat secara langsung oleh mata dan memiliki jarak cukup dekat dengan bumi dibandingkan bintang-bintang lainnya.
Sejarah Pengamatan Matahari
Sejak masa Galileo Galilei (1610) pengamatan terhadap matahari sudah mulai dilakukan, hanya saja pada masa itu pengamatan dilakukan dari bumi dengan bantuan teleskop manual. Bahkan para ahli astronomi dari Kekaisaran China sudah melakukan pengamatan matahari dalam tataran kosmologi dan melakukan pengamatan dengan mata telanjang sejak fajar hingga senja. Mereka menganggap perubahan yang terjadi pada matahari, seperti menurunnya tingkat kecerahan cahaya karena adanya noda matahari, sebagai sebuah pertanda akan datangnya bencana. Tetapi pasca Perang Dunia II, ilmu mengenai matahari  mulai memasuki ruang angkasa sehingga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini memberikan kemajuan besar dibidang astronomi pada umumnya dan matahari pada khususnya. Dan sejak itu dimulailah ekspedisi-ekspedisi luar angkasa untuk mengamati matahari.
Ekspedisi-1
Sekitar tahun 1960 Roket V2 Jerman diluncurkan untuk merekam aktifitas matahari secara langsung dari luar atmosfer bumi. Roket V2 menjadi roket pertama yang membawa peralatan khusus yang akan mencatat aktifitas matahari. Tetapi sayangnya film itu tidak pernah ditemukan karena roket tersebut hancur ketika kembali ke bumi. Ya. Tim Roket mengalami kesulitan untuk membawanya kembali ke bumi dengan selamat. Belajar dari kegagalan tersebut, kemudian para astronom merancang ekspedisi berikutnya. Dalam ekspedisi kali ini Tim Roket menyertakan seorang Ahli Astro-Fisika, Don Mitchels, sekaligus penemu koronagraf, yaitu sebuah teleskop yang digunakan untuk mengamati korona dengan menutup bola matahari sehingga hanya bagian korona saja yang terlihat, pengamatan dengan metode seperti ini bisa dikatakan menyerupai simulasi gerhana matahari. Don membantu Tim Roket dengan membawa serta koronograf dalam ekspedisi. Ekspedisi kali ini bertujuan untuk merekam aktifitas matahari, mengirimkan hasilnya melalui bantuan satelit dan merekonstruksinya dengan menggunakan film polaroid.
Pada ahirnya ekspedisi ini membawa hasil. Para ilmuan menemukan adanya pergerakan cahaya putih yang menjauhi matahari dengan kecepatan cukup tinggi. Inilah badai matahari atau yang kita kenal dengan CME (Coronal Mass Ejection). Hasil penelitian ini memberikan gambaran aktifitas matahari secara lebih mendalam. Tetapi pada masa itu para ilmuan belum mengetahui apa dampak aktifitas tersebut bagi bumi?
Ekspedisi-2
Untuk mencari tau lebih jauh aktifitas matahari, pada tahun 1973 SKYLAB diluncurkan sebagai stasiun luar angkasa yang mengawasi aktifitas matahari secara langsung dengan merekam minimal 1 CME setiap harinya.
Stasiun luar angkasa pertama Skylab. Courtsey: wikipedia
Ekspedisi-3
Untuk mendukung SKYLAB, tahun 1995 SOHO diluncurkan untuk mengawasi aktifitas matahari selama 24 jam penuh dengan penampakan mata biasa dan ultraviolet. Orbit SOHO terletak di antara bumi dan matahari dimana grafitasi keduanya seimbang. SOHO sendiri merupakan proyek luar angkasa hasil kolaborasi Agen Angkasa Eropa dan NASA. Peluncuran ini dimaksudkan untuk mempelajari fisik dan struktur matahari serta untuk mengetahui tanda bahaya terkait aktifitas matahari dan dampaknya terhadap bumi, seperti badai matahari.
Aktifitas Matahari
Dalam 20 tahun terahir diketahui bahwa energi matahari mengalami perubahan. Hal tersebut terlihat dari jumlah sunspot yang mengalami perubahan secara terus-menerus. Jumlah sunspot memberikan pengaruh besar terhadap volume dan energi yang di lontarankan oleh CME (Coronal Mass Ejection). Semakin banyak jumlah sunspot di matahari maka semakin besar pula volume dan energi CME yang akan dilontarkan.

Sunspot merupakan bintik hitam di permukaan matahari yang terbentuk dilokasi dimana terdapat medan magnet yang cukup besar, dan sunspot bisa berukuran lebih besar dari ukuran bumi. Area bintik hitam ini memiliki suhu 1000 derajat lebih rendah dibandingkan permukaan disekelilingnya dan bisa bertahan hingga 4 bulan. Sedangkan CME (Coronal Mass Ejection) merupakan energi matahari (terdiri dari elektron) yang terlepas dan berhembus keluar menjauhi matahari. Ketika CME dilontarkan dalam jumlah besar melebihi 10 juta ton/detik dengan kecepatan melebihi 500 km/detik maka dia akan berubah menjadi badai matahari.
Proses terjadinya badai matahari sangat dipengaruhi oleh banyak tidaknya keberadaan titik-titik medan magnet. Jalur medan magnet matahari berputar searah dengan rotasi matahari (ke kanan) dan kekuatan magnet matahari selalu mengalami perubahan tergantung pada aktifitas yang ditimbulkan oleh rotasi matahari. Matahari selalu mengalami peningkatan aktifitas setiap 8-15 tahun, dan setiap edaran tersebut, jalur magnetik matahari mengalami kekacauan yang mengakibatkan munculnya bintik-bintik matahari. Pada puncak edaran matahari (solar max) inilah biasanya matahari mulai menyerang dengan badainya dikarenakan pada puncak edaran ini jumlah sunspot semakin banyak sehingga jumlah volume dan energi yang dilontarkan CME juga semakin besar. Ketika edaran bintik matahari meningkat maka cahaya matahari akan melemah, dan sebaliknya, ketika bintik matahari melemah matahari akan bersinar lebih terang bahkan hingga mencapai 1000 kali lipat. Untuk mengetahui lebih mendalam mengenai matahari bisa menilik artikel berikut Mengenal Badai MatahariBadai Matahari Tidak Membahayakan Bumi dan Mengenal Matahari
Conclusion
Kita tidak pernah tau apa yang bisa matahari lakukan pada bumi? walaupun kita sudah memiliki tekhnologi yang begitu maju. Ya. Tekhnologi kita memang semakin maju. Tapi kebanyakan dari kita justru semakin melupakan alam. Lihatlah mereka yang keluar di malam hari, mereka sudah tidak peduli lagi ketika bintang dan bimasakti sudah tidak lagi terlihat. Mereka terlalu sibuk untuk melihat ke atas. Perlu kita ketahui bahwa matahari mendominasi planet kita dalam hal ukuran dan kekuatan. Perubahan sekecil apapun yang terjadi di matahari akan memberikan pengaruh pada bumi. Apapun yang terjadi pada matahari bumi harus mengikutinya. Dan apapun yang terjadi pada bumi manusiapun harus mengikutinya. Setiap pagi matahari terbit untuk membangunkan kita, mengendalikan planet kita, membuat kehidupan terus berjalan, dan yang bisa kita pastikan hanyalah bahwa matahari akan terbit kembali esok hari. Sadarkah, kita hanya mahluk kecil dalam dunia yang begitu amat sangat luasnya, dengan ancaman yang begitu besarnya diluar sana. Semoga dengan ini manusia menjadi semakin sadar betapa kecilnya mereka dihadapan Tuhannya.

Bila Samudera Berawal dari Angkasa

By Ma'rufin Sudibyo
Beranjangsanalah ke pesisir yang anda kenal. Sembari menikmati panorama indah tepian samudera yang disajikan Sang Pencipta dengan demikian memukau, silahkan merenung dan mencari jawab atas pertanyaan: darimana air sebanyak itu berasal ?
Hampir tiga perempat permukaan Bumi ditutupi air, tepatnya sejumlah 70 %. Dan hampir seluruh air tersebut berada dalam sebuah badan air tunggal yang disebut samudera, meski manusia membagi-baginya menjadi empat wilayah untuk mempermudah penamaan secara administratif. Air samudera yang belimpah merupakan faktor vital yang mendukung kehidupan di Bumi, sebab dengan adanya air inilah siklus karbon (dalam bentuk transfer karbondioksida di atmosfer menjadi sedimen karbonat di dasar laut dan sebaliknya) dapat berlangsung. Demikian pula daur hidrologis yang menghasilkan iklim dan cuaca. Peruraian air menjadi gas Oksigen dan ion Hidrogen lewat mekanisme mengagumkan di dalam butir-butir hijau daun (kloroplas) menyajikan emisi gas yang sangat diperlukan makhluk hidup aerob termasuk manusia. Maka dapat dikatakan, tanpa keberadaan air samudera, kehidupan takkan bisa bertahan di permukaan Bumi.
Samudera Hindia dilihat dari Pegunungan Karangbolong, Kebumen 
(Jawa Tengah)
Samudera Hindia dilihat dari Pegunungan Karangbolong, Kebumen (Jawa Tengah)
Namun dalam perspektif astronomi, eksistensi air di Bumi adalah sebuah keajaiban semesta. Pasalnya dalam masa purba tata surya, tatkala Bumi purba dan planet-planet terestrial tetangganya baru saja terbentuk, situasi saat itu tak memungkinkan air bertahan di Bumi meskipun sebagai gas (uap air). Sebab pada masa awal tata surya, Matahari berada dalam fase T-Tauri yang ganas, yang meradiasikan angin Matahari dan panas jauh lebih intensif dibanding masa kini. Model standar memperlihatkan pada saat itu suhu permukaan Bumi mencapai 2.000 derajat Celcius alias sepanas besi cair. Suhu sangat tinggi ini jelas tak memungkinkan air berada dalam bentuk cai, sementara hembusan angin Matahari yang sangat kuat dan ditunjang ketiadaan atmosfer saat itu membuat semua senyawa gampang menguap seperti air, hidrogen, helium, metana, amoniak, nitrogen, karbon monoksida dan karbondioksida terusir dari permukaan Bumi dan planet-planet terestrial lainnya bersama sisa gas dan debu yang membentuk tata surya.
Maka, mengapa kini Bumi demikian berlimpah dengan air, sementara planet-planet terestrial sepeti Venus dan Mars tidak? Sementara model standar mengindikasikan bahwa pada masa awal tata surya, air terusir jauh-jauh hingga jarak 600 hingga 750 juta km dari Matahari. Ini setara dengan jarak Matahari-Jupiter.
Model yang sama mengindikasikan bahwa air tersedia berlimpah di kawasan pinggiran tata surya sebagai bekuan abadi (permafrost) yang tersimpan pada kometisimal (bakal komet). Secara umum kometisimal-kometisimal tersebut terorganisir dalam dua kawasan berbeda : sabuk Kuiper-Edgeworth dan awan komet Opik-Oort.
Posisi sabuk Kuiper-Edgeworth dan awan komet Opik-Oort.
Posisi sabuk Kuiper-Edgeworth dan awan komet Opik-Oort.
Sabuk Kuiper-Edgeworth adalah kawasan pipih menyerupai sabuk Asteroid yang merentang dari sekitar orbit planet Neptunus hingga sejauh 7 milyar km dari Matahari. Sabuk Kuiper-Edgeworth berisikan 1 hingga 10 milyar kometisimal dengan total massa setara 20 % massa Bumi kita. Pluto adalah benda Kuiper-Edgeworth yang pertama kali ditemukan dan terbesar kedua setelah Eris (ditemukan tahun 2003). Sedangkan awan komet Opik-Oort merupakan kawasan globular (berbentuk menyerupai bola) yang merentang antara 300 hingga 7.500 milyar km dari Matahari dan mengandung kometisimal sebanyak 1.000 hingga 10.000 milyar dengan total massa antara 20 hingga 40 massa Bumi kita. Bila sabuk Kuiper-Edgeworth merupakan sumber bagi komet-komet berperiode pendek (yakni dengan periode < 200 tahun), maka awan komet Opik-Oort merupakan sumber komet berperiode panjang (dengan periode > 200 tahun), komet parabolik (komet dengan orbit berbentuk parabola) dan komet hiperbolik (komet dengan orbit berbentuk hiperbola).
Dengan air berada di kawasan pinggiran tata surya, maka satu-satunya mekanisme yang mampu membawanya hingga ke kawasan planet-planet terestrial tempat Bumi berada adalah tumbukan komet. Ya, tumbukan komet memang melepaskan energi teramat besar disertai kenaikan suhu sangat tinggi pada titik tumbukannya. Namun distribusi kenaikan suhu ini tidaklah homogen, terbesar berada di pusat tumbukan sementara di tepiannya adalah yang terkecil. Meski air dapat terurai menjadi gas Hidrogen dan Oksigen bila dikenai suhu sangat tinggi, namun rendahnya suhu di tepian titik tumbukan membuat air dalam komet yang semula berbentuk padatan (es) akan tersublimasi menjadi gas (uap) tanpa terurai. Bila tumbukan komet berlangsung secara susul-menyusul, maka terjadi akumulasi uap air di permukaan Bumi. Dan bila semuanya telah usai sehingga suhu permukaan Bumi kembali menurun menuju titik normalnya, terjadilah kondensasi uap air yang membentuk air dalam rupa cair.
Ilustrasi ledakan dahsyat saat komet menumbuk Bumi dalam detik-detik awal.
Namun darimana asalnya komet yang mengguyurkan air ke Bumi?
Mendekatnya komet Hartley 2 setahun silam menyajikan pengetahuan baru, air di Bumi kemungkinan besar berasal dari kawasan sabuk Kuiper-Edgeworth. Pemahaman ini diperoleh dengan membandingkan sidik jari air di Bumi terhadap air di komet Hartley 2 tersebut.
Sidik jari air yang dimaksud di sini adalah rasio antara atom Deuterium terhadap atom Hidrogen dalam air. Atom Deuterium merupakan isotop atom Hidrogen dan dikenal pula sebagai Hidrogen berat, karena inti atomnya tersusun oleh 1 buah proton + 1 buah neutron. Berbeda dengan atom Hidrogen yang inti atomnya hanya berupa 1 buah proton. Jika bersenyawa dengan atom Oksigen, maka atom Deuterium akan membentuk air berat sementara atom Hidrogen membentuk air ringan. Air di Bumi mengandung 1.558 buah atom Deuterium dalam tiap 10 juta atom Hidrogen. Sementara observasi terhadap lima buah komet yang diduga berasal dai awan komet Opik-Oort menunjukkan air pada komet-komet tersebut memiliki sidik jari: 2.960 buah atom Deuterium per 10 juta atom Hidrogen. Rasio ini nyaris dua kali lipat rasio air di Bumi, sehingga mengindikasikan air di Bumi tidaklah berasal dari awan komet Opik-Oort.
Inti komet Hartley 2 seperti diabadikan misi EPOXI, 5 November 2010. Sumber : NASA, 2011
Namun observasi terhadap komet Hartley 2 menyajikan hasil berbeda. Dengan memanfaatkan teleskop landas bumi Herschel khususnya instrumen Heterodyne Instrument for the Far Infrared, diketahui bahwa air di komet Hartley 2 mengandung 1.610 atom Deuterium dalam tiap 10 juta atom Hidrogen. Sidik jari ini nyaris identik dengan sidik jari air di Bumi. Dan karena komet Hartley 2 dipastikan berasal dari sabuk Kuiper-Edgeworth, maka untuk sementara dapat disimpulkan bahwa air di Bumi memang berasal dari sabuk Kuiper-Edgeworth itu.
Penemuan ini membawa langkah maju dalam merekonstruksi asal-usul air di Bumi. Setelah planet-planet terbentuk, tata surya mengalami periode paling riuh tatkala planet-planet gas raksasa (yakni Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus) mengalami migrasi dari kawasan pembentukannya. Jupiter mengalami migrasi kedalam (yakni lebih mendekati Matahari) sehingga memaksa sebagian planetisimal yang berada di antara orbit Mars dan Jupiter mengorganisir diri ke dalam kawasan sabuk Asteroid. Sebaliknya Saurnus, Uranus dan Neptunus mengalami migrasi keluar (lebih menjauhi Matahari) sehingga memaksa planetisimal-planetisimal di sini terlempar dari lokasinya. Sebagian dipaksa mengorganisir diri membentuk sabuk Kuiper-Edgeworth dan awan komet Opik-Oort. Namun sebagian lainnya dipaksa terbang menuju kawasan planet-planet terestrial. Inilah yang menyebabkan periode Hantaman Besar (Heavy Bombardment), yang berlangsung dalam kurun waktu 4,2-3,8 milyar tahun silam.
Spektrum air berat dan air ringan komet Hartley 2.
Pada periode ini, jumlah tumbukan komet per satuan waktu di Bumi adalah sangat besar, mencapai sejuta kali lipat atau lebih dibanding nilai sekarang. Hantaman Besar menyebabkan Bumi dihujani komet-komet berperiode pendek dan mengakumulasikan sedikitnya 70 trilyun ton air dalam bentuk uap. Proses serupa pun terjadi di kawasan planet terestrial lainnya mulai Merkuius, Venus dan Mars. Hanya saja, Bumi mempunyai keberuntungan kosmik lainnya. Dengan ukuran planet yang besar disusul terbentuknya magnetosfer kuat, membuat uap air di Bumi mampu tersekap demikian lama untuk kemudian berkondensasi dan menciptakan hujan abadi yang membentuk samudera pertama.
Planet-planet terestrial lainnya tak seberuntung itu. Merkurius, meski magnetosfernya kuat, namun ukurannya terlalu kecil dan terlalu dekat dengan Matahari sehingga uap air lepas kembali ke angkasa. Sementara Venus terlalu panas, bahkan lebih panas dibanding Merkurius, sehingga uap air tak pernah bisa membentuk air dan terusir jauh-jauh ke atmosfernya. Dan Mars pun terlalu kecil dengan magnetosfer terlalu lemah, sehingga meski uap air kemudian mampu berkondensasi menjadi air, namun hanya bertahan selama setengah hingga sejuta tahun kemudian. Karena magnetosfer Mars tak mampu menahan hembusan angin Matahari sehingga air Mars langsung terhembus dan sedikit demi sedikit kembali terusir ke angkasa.
Simulasi migrasi planet Saturnus pada masa awal tata surya.

Komet PANSTARRS Tidak Berbahaya Bagi Bumi di Tahun 2013

By Ma'rufin Sudibyo
Seorang kawan datang menyapa dengan pertanyaan beruntun yang menggelitik terkait komet yang baru saja hadir di tengah dunia ilmu pengetahuan kurang dari sebulan terakhir. Pertanyaannya: apakah komet ini akan sangat berdekatan dengan Bumi? Apakah komet ini berbahaya bagi Bumi?
Selidik punya selidik, pertanyaan beruntun tersebut rupanya mengutip artikel dalam salah satu laman berita Indonesia, Vivanews. Artikel tersebut menulis komet PANSTARRS (C/2011 L4) akan mendekat hingga sejauh 50 juta km dalam dua tahun mendatang dan tergolong komet berbahaya bagi Bumi. Berbahaya bagaimana? Dalam urusan bahaya komet, yang terbayang secara umum adalah adegan ala Hollywood dengan Armageddon atau Deep Impact-nya yang dramatis, tatkala sebentuk komet hipotetik menghantam Bumi dengan dahsyatnya dan menimbulkan rangkaian bencana tak terperi. Maka tak pelak lagi, isi artikel ataupun link-nya segera terpampang di berbagai akun jaringan sosial mapun laman blog Indonesia. Tentu saja tak lepas ditambahi dengan bumbu-bumbu apokaliptik khas Indonesia dan harapan agar hal tidak terjadi.
Memanfaatkan data fresh-from-the-oven yang berada dalam sistem basis data NASA, dimana data ini bisa diperbandingkan dengan data sejenis yang dimiliki institusi-institusi astronomi lainnya yang saling independen satu sama lain dan semua data tersebut bersifat bebas sehingga bisa diakses oleh siapapun, maka kita bisa merekonstruksi bagaimana perjalanan komet PANSTARRS (C/2011 L4) ini ke depannya. Komet tersebut adalah komet hiperbolik, yakni komet yang orbitnya berbentuk hiperbola sehingga ia hanya akan sekali mendekati Matahari guna mencapai titik perihelion (titik terdekat terhadap Matahari) untuk kemudian dilemparkan keluar dari lingkungan tata surya menuju ruang antarbintang, terkecuali ada gangguan gravitasi (misalnya dari planet gas raksasa Jupiter) yang membuat profil orbitnya berubah.
Simulasi menunjukkan komet PANSTARRS (C/2011 L4) akan menempati titik perihelionnya pada 11 Maret 2013 mendatang pada jarak 0,3 AU (Astronomical Unit, 1 AU = jarak rata-rata Bumi-Matahari = 150 juta km) atau setara dengan jarak 45 juta km. Dengan demikian titik perihelion komet ini setara dengan jarak rata-rata Matahari-Merkurius. Enam hari sebelumnya, yakni pada 5 Maret 2011, komet akan menempati jarak terdekatnya dengan Bumi. Namun pada posisi terdekat ini pun jarak Bumi dengan komet PANSTARRS (C/2011 L4) masih sebesar 1,09 AU atau setara 164 juta km. Sehingga pada titik terdekat ke Bumi pun, komet masih lebih jauh dibandingkan Matahari, apalagi dibandingkan dengan Bulan ! Dengan jarak demikian jauh, jelas potensi benturan komet ini dengan Bumi adalah nol sehingga tak perlu dirisaukan. Demikian pula melabelinya sebagai komet berbahaya pun tak relevan untuk diperbincangkan!
Citra komet C/2011 L4 PANSTARRS hasil observasi Remanzacco Observatory, sebagai hasil stacking 14 citra tanpa filter yang masing-masing diambil dengan pencahayaan 3 menit. Komet (dalam lingkaran) nampak sebagai obyek baur redup yang sudah menunjukkan aktivitas coma (kepala komet) sehingga berbentuk lonjong (berelongasi) ke timur laut.
Simulasi yang sama juga menunjukkan bahwa komet PANSTARRS (C/2011 L4) akan mencapai titik terdekatnya dengan Jupiter pada 17 Maret 2013, namun dengan jarak yang lebih jauh lagi yakni 4,76 AU atau setara dengan 714 juta km. Jarak ini hampir sama dengan jarak rata-rata Matahari-Jupiter. Sehingga kemungkinan gravitasi Jupiter mengubah profil orbit komet pun adalah nol sehingga komet ini kemungkinan besar takkan pernah kembali lagi ke lingkungan tata surya bagian dalam.
Secara umum komet dan asteroid memang dua jenis benda langit kecil (minor) anggota tata surya yang berpotensi bahaya bagi Bumi karena keduanya memiliki orbit eksentrik yang takstabil dibanding planet-planet. Sehingga ada kemungkinan orbit keduanya berpotongan dengan orbit Bumi dan pada waktu yang tepat baik komet maupun asteroid yang ada di orbit itu dapat berbenturan dengan Bumi. Disinilah kewaspadaan bersama memang harus terus-menerus dikembangkan, meski hingga saat ini umat manusia masih kebingungan merumuskan prinsip-prinsip mitigasi bencana tumbukan asteroid/komet.
Namun bukan berarti bahwa hal itu membuat kita bebas menyebarkan kabar apapun yang mencemaskan terkait kehadiran komet/asteroid apapun di sekitar kita. Apalagi ketika informasi mengenai kehadiran komet baru (maksudnya yang baru saja ditemukan manusia) ditafsirkan seorang penulis secara salah kaprah (sehingga jarak perihelion pun keliru ditafsirkan sebagai jarak terdekat dengan Bumi) tanpa mengonfirmasinya dengan dunia ilmu yang berkecimpung didalamnya (dalam hal ini astronomi dan segala cabangnya seperti astrofisika). Akibatnya, ketika kabar yang keliru pun tersiar dan tersebar luas, hilanglah kredibilitas yang bersangkutan dan medianya. Apa nggak belajar sih dari ulah Harold Camping, yang mati-matian mengampanyekan 21 Mei 2011 silam sebagai hari akhir zaman yang ditandai bakal bertabrakannya Bumi dengan komet, dan ternyata hari itu pun berlalu dengan aman-aman saja ? Akibatnya dia pun harus bersembunyi daripada menanggung malu. Rasa malu teramat sangat pula yang bahkan disebut-sebut menjadi salah satu faktor penyebab dirinya terkena stroke.
Baca juga tentang  Komet PANSTARRS, (Kandidat) Komet Cemerlang di 2013